Jawa Barat Dorong Percepatan LTT Pajale 2026...
Bandung, 10 September 2026 — Dalam rangka memperkuat capaian swasembada pangan berkelanjutan, Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Sayuran (BRMP Sayuran) turut menghadiri Rapat Koordinasi Capaian Luas Tambah Tanam (LTT) Padi, Jagung, dan Kedelai (Pajale) 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat ini menjadi forum evaluasi capaian tanam sekaligus konsolidasi langkah percepatan untuk mengejar target hingga akhir tahun.
Dalam rapat disampaikan bahwa realisasi LTT Padi Jawa Barat periode Oktober 2025–Agustus 2026 mencapai 1.967.688 hektare, meningkat 0,42 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Namun, masih terdapat akumulasi defisit LTT sebesar 65.759 hektare hingga Agustus 2026. Kondisi tersebut menjadi perhatian bersama, terlebih target LTT Padi September 2026 ditetapkan sebesar 165.540 hektare, sementara realisasi hingga 8 September baru mencapai 24.431 hektare atau 14,76 persen.
Rapat juga menyoroti sejumlah tantangan di lapangan, antara lain banjir, kekeringan, serangan organisme pengganggu tanaman (OPT), serta keterbatasan dan kondisi jaringan irigasi. Untuk merespons kondisi tersebut, percepatan LTT diarahkan melalui penguatan pengelolaan air, optimalisasi pompanisasi dan pipanisasi, perbaikan jaringan irigasi, percepatan bantuan benih, serta penguatan gerakan tanam serentak.
Selain itu, pemerintah daerah diminta mempercepat pemetaan, verifikasi, dan penginputan data Calon Petani Calon Lahan (CPCL) sebagai dasar pelaksanaan gerakan tanam. Pengawalan data menjadi semakin penting untuk memastikan bantuan benih, pupuk, dan dukungan sarana prasarana tepat sasaran serta dapat dieksekusi secara cepat di lapangan.
Kasubbag Tata Usaha BRMP Sayuran, Makful, SP.,M.Si, menuturkan komitmen balai dalam mendukung ketercapaian target nasional tersebut. "BRMP Sayuran siap memperkuat koordinasi dan memberikan pendampingan teknis secara optimal di wilayah kerja. Kami mendorong pengawalan di lapangan agar pemanfaatan sarana dan percepatan LTT ini dapat terealisasi secara efektif demi menjaga ketahanan pangan," tegas Makful di sela-sela kegiatan.
Melalui koordinasi lintas sektor yang berkelanjutan di Aula Distan Horti Jabar ini, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan lembaga teknis diharapkan mampu mengakselerasi percepatan tanam, meningkatkan produktivitas, serta mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan di Jawa Barat.